Rabu, 20 Februari 2013

AKU ( Seperti Kucing Liar )

Tak dianggap
Tak didengar
Bagai sampah
Tak berarti

Sendiri
Bicara pada hati
Tak berkawan
Jalani dalam kesunyian

Kuat
Teguh
Penderitaan
Ketabahan

Bagai kucing liar
Yang berjuang sendiri
Demi hidup dan masa depan
Mengais sisa keberuntungan

Seperti kucing liar
Tak dicinta
Tak berani mencinta
Bebas lepas dalam kesunyian hati

Akhirnya mati sendiri
Tanpa tangis dan kenangan
Teronggok disudut jalanan
Hilang tanpa makna

Seperti kucing liar
Mataku kosong menatap gelap jalanan
Terseok lelah dan terduduk lemah
Dengan berjuta tatapan yg merendahkan

JAUH

Kadang ku ingin kau dekat
Kadang ku ingin disampingmu selalu
Kadang ku ingin kita bersama
Tapi lantas ku sadar memang belum waktunya

Sejenak ku berpikir dalam kesendirian ini
Berusaha menemukan arti kehadiranmu
Saat kau tak ada, saat kau tak menyapa
Disaat itulah aku jujur merindukanmu

Tapi lagi-lagi kenyataan tak merengkuhku
Kau bagaikan awan di atas langit
Begitu ku kejar, kau hilang terbawa angin
Hilang dan memudar dalam birunya angkasa

Mungkin nanti mampu ku tuliskan rasaku
Biar mengalir seperti hujan yang jatuh diatas dedaunan
Terus menetes ke bawah meski harus menghadapi ranting dan cabang
Seperti itulah ingin ku ikuti rasaku

Bukan Sekedar Kata "I Love You.."

Sesungguhnya tak pantas ku mengeluh dengan kehidupan ini
Sudah banyak jatuh bangun yang terlewati
Dan sungguh bodoh jika sekarang aku menyerah

Dulu banyak yg singgah lantas pergi
Menyisakan perih yang tak terganti
Membekas dalam seakan meninggalkan rekam jejak yg selalu basah
Sakit jika mengingatnya
 

Pantaskah aku berhenti sekarang?
Atau tetap kulanjutkan namun membosankan?
Ku rasa dia tak benar2 mencintaiku
Dia hanya menginginkan harta dan tubuhku

Dia memang selalu ada untukku
Bersama disetiap waktu
Tapi bukan cinta yg dia beri untukku
Sekedar kewajiban atas nama ikatan yg berlaku

Kadang ingin ku mencari yg lainnya
Bukan untuk menggantikannya
Tapi sebentuk jiwa pengisi hatiku
Kekosongan ini terlampau lama merenggut bahagiaku

Adilkah ini untuk dia?
Apakah dia memikirkan keinginanku?
Kata " I Love You.." yg selalu dia ucapkan
Terdengar hanya seperti lantunan nina bobo

Hatiku kosong..
Aku tak bahagia..
Apakah kamu bisa membantuku?

Carikan bahagia itu untukku...

Senin, 18 Februari 2013

Terbanglah merpati putihku
Tinggalkanlah kelamnya malammu
Tanpa harus kau torehkan
Tajamnya ratapan malam-malammu

Kepakkanlah sayap-sayap dari
Kesucianmu tuk menggapai mahligai
Keindahan yang sudah menantimu
Kelak angan dan cita kau dapati

Gapailah mimpimu tanpa harus
Tanggalkan butiran air matamu
Karena bahagaiku bisa melukis
Dan mengukir kala senyummu
Ter ulas di penghujung nanti

Gapailah mimpimu…..
Usahlah kau hiraukan rintihku
Yang melepasmu dari relung jiwaku
Meski tak kuasanya memapah
Kepergianmu…..

Minggu, 04 November 2012

AKHIR SEGALANYA


Masa" yg dlu pernh indah kini musnah

canda tawa n ceria kini berubah jd air mata n kesedihan

Kebersamaan yg dlu qt rasakan

Kini berakhir dg perpisahan

Kita tak kn pernah tau apa takdir kita

Prnh bermmpi suatu saat pasti akan indah

Tapi takdir berkata lain mnjadi mmpi yg sngat" buruk

Ya Tuhan jka ini mmpi bangun kan aku dri tidurku

Jika ini bkan mmpi kuatkn aku,,bntu aku tnpa dy lgi

Jujur aku sakit n sedih tpi buat apa,,

Blm tntu dy ngrasain ap yg aku rasa

Mgkin dy akan lbh bahagia tnpa aku

Mskipun bwatku itu sngat slit

Aku mnulis ini bkan karna cri sensasi n minta blas kasihan dri mu

Tapi ini ungkapan htiku dri pda aku pndam

n ngga ad yg mau mngerti aku

Jd aku tulis smua ini dsini

ckup bwatku tenang ,,,,,

dan kini aku akan jalani hari"ku TanpaMu lagi

Minggu, 14 Oktober 2012

AKU DAN KENANGANKU

hari terus berjalan... sejalan dengan kepergianmu dari sisiku..5 April hanya tinggal knangan dan smua canda, tawa, tangis'an yg mengiringi perjalanan cinta kita kini harus Q lupakan ...

malm ini, kupandangi smua fotomu, kubaca smua inbox kita, dan mungkin neh malam terkhir ku melihat dan membacanya... Q harus sadar dan mengikhlaskan diri bahwa kau telah pergi..
dan Q harus belajar untuk melupakanmu.... 
janji untuk bersama tinggallah janji.. kita hanya bisa merencankan dan tuhan yg menentukan....

makasih karna dulu telah menghiasi hari2ku dangan tawa dan candamu,,,telah mencoba bersabar dgn sgala ke'Egoisan yg ada dalam diriku, yg salalu berdiri disampingku dan mensupport diriku, serta menjadi sandaran d saat Q banyak masalah...

smuanya tak'kan mudah Q melupakannya...tp Q harus melupakannya,,,
karna itu pilihanmu....
Q sadar bukan lelaki yg smpurna untukmu.. setidaknya Q telah berusaha untuk membahagiakanmu... dan Q bahagia karna kau telah menemukan lelaki yg lebih dapat membuatmu bahagia dibandingkan Q.... smoga kalian tetap bersama dalam satu ikatan cinta yg utuh,,,

bantu Q membencimu, karna Q terlalu mencintaimu, dirimu begitu berarti untukku, meskipun kau tercipta bukanlah untukku...
TP Q bahagia karna sempat Memilikimu....

LUKA

Mengapa harus menyisakan luka disetiap perjalanan dan persinggahanmu??Bukankah ini melelahkan dan menyakitkan seringnya., , ,Sekuat apapun dirimu' mencoba bertahan dan berdiri kokoh disana.Air mata itu akan tetap meleleh seiring berjalannya waktu yang singkat ini.Kamu mungkin jauh lebih beruntung dari mereka yang di tinggalkan sisa sisa luka itu.Memang sisa luka itu hanya seperti jejak jejak pasir yang akan hilang____Luka tetap saja luka dan akan terasa menyakitkan dan meninggalkan sisa.


yaahhh...sisa sisa luka yang terasa menyakitkan ketika harus mengingatnya atau menceritakan ulang kisah itu.. . .

Bagaimana cara menghapus atau membuang jauh sisa luka itu.Berharap angin besar menghempas jejak jejak pasir itu_


Namun tak jarang sisa luka mampu menguatkan dan bahkan mencekram keras luka itu sendiri untuk menjadikannya kekuatan besar.

Aku berusaha seperti mereka yang di buat kuat oleh sisa luka.Berusaha menciptakan surga buatan diantara neraka yang menganga disini karena sisa lula.Menghadirkan senyuman di tengah riuhnya cacian Memberikan sandaran di tepian keterpurukan. . . .

Tak jarang sisa luka membuatmu jadi seseorang yang melahirkan gurauan di saat tak lagi ada kebahagiaan.


Sepenuhnya aku terbiasa dan tumbuh dari sisa luka.